Bandar Lampung —
Mediasamudranasional.com — Bulan suci Ramadan menjadi momentum strategis bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai spiritual, kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Junaidi, saat dimintai pandangan terkait hikmah Ramadan, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Junaidi, Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga sebagai sarana membangun kepekaan sosial terhadap sesama, khususnya masyarakat kurang mampu.
“Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri, meningkatkan keimanan, sekaligus memperkuat rasa empati dan kepedulian sosial. Di bulan ini, kita diajak lebih peka terhadap kondisi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Junaidi.
Sekretaris Fraksi Demokrat itu menilai, semangat berbagi selama Ramadan harus terus ditumbuhkan, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui sikap saling membantu dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
“Nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan harus semakin kuat. Inilah esensi Ramadan yang sesungguhnya, membentuk pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan peduli,” tuturnya.
Sebagai wakil rakyat, Junaidi juga mengajak seluruh elemen pemerintah daerah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat pelayanan publik, khususnya di sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, bahkan ditingkatkan. Ramadan justru menjadi pengingat bahwa pengabdian dan amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia berharap, semangat dan nilai-nilai Ramadan dapat terus terjaga hingga di luar bulan suci, sehingga berdampak positif terhadap pembangunan sosial dan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung. (Red)

