logo

Hapus Ego Sektoral, Bupati Tubaba Tetapkan Hierarki Pembangunan: "Manusia di Atas Infrastruktur" ​


mediasamudranasional.com -- PANARAGAN – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Senin (13/04/2026).


Dalam forum tersebut, Bupati memberikan instruksi keras kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menanggalkan "ego sektoral" demi mencapai target program unggulan daerah.


​Rakor ini fokus pada evaluasi dan sosialisasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati. Novriwan menekankan bahwa kolaborasi antar-stakeholder bukan sekadar slogan, melainkan kunci utama agar program pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat.




​"Dunia luar melihat kolaborasi itu sangat penting. Jika kita masih mengedepankan ego sektoral, program tidak akan maksimal. Saya kumpulkan semua di sini agar kita membuka wawasan; semua program unggulan harus kita sampaikan ke masyarakat tanpa melihat ini tanggung jawab OPD mana," tegas Novriwan Jaya di hadapan para pejabat.


​Bupati juga memperkenalkan strategi Quick Win atau percepatan program yang dirancang agar Tubaba dapat melangkah lebih cepat dibandingkan kebijakan pusat.

​Dalam paparannya, Novriwan menguji logika pembangunan dengan menetapkan hierarki program yang menempatkan aspek manusia di atas pembangunan fisik.




1. Tubaba Sehat: Kesehatan adalah Fondasi

Kesehatan ditempatkan sebagai prioritas utama. Bupati mengungkapkan bahwa Tubaba memiliki program pelayanan kesehatan gratis setiap bulan di setiap tiyuh (desa). Namun, beliau menyayangkan capaian pelayanan yang baru menyentuh angka 5% atau sekitar 15.000 jiwa dari total penduduk.

​"Tanpa kesehatan, uang satu triliun pun tidak ada gunanya. Saya minta target partisipasi masyarakat harus naik di atas 50%," perintahnya.


​2. Tubaba Cerdas: Pendidikan Karakter untuk 2045

Pendidikan berada di posisi kedua dengan fokus pada pembentukan karakter, bukan sekadar transfer ilmu. Novriwan menekankan lima pilar karakter: Cinta Tuhan, Disiplin, Sopan Santun, Kerja Sama, serta Cinta Tanah Air dan Lingkungan, guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

3. Pemberdayaan Ekonomi: Gerakan KUR Super Mikro

Bupati menargetkan perputaran uang sebesar Rp 1 Miliar per Tiyuh melalui kemitraan perbankan. Beliau mencontohkan keberhasilan Tiyuh Tunas Asri yang meraih penghargaan berkat serapan KUR tertinggi. Menurutnya, ekonomi akan tumbuh seperti "bola salju" jika masyarakat berani bermitra dengan bank.

4. Lingkungan Hidup: Perubahan Mindset Sampah

Program Bank Sampah Bergerak menjadi ujung tombak. Novriwan menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah sebelum sanksi pidana terkait TPA (Tempat Pembuangan Akhir) diberlakukan.

5. Infrastruktur: Penunjang, Bukan Tujuan Utama

Menariknya, pembangunan fisik diletakkan di posisi terakhir. Bupati berargumen bahwa jalan yang mulus tidak akan bermanfaat jika masyarakatnya sakit atau tidak mampu secara ekonomi. "Apa gunanya jalan mulus kalau rakyat hanya jadi penonton dan tidak punya daya beli?" tuturnya.

​Menutup arahannya, Novriwan Jaya yang didampingi Sekda Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan introspeksi diri.

"Sudah pantaskah saya mengemban jabatan ini? Apa yang sudah saya berikan kepada negara? Tugas saya menyiapkan sistem dan fasilitas seperti layanan cuci darah dan spesialis jantung di RSUD, tugas Bapak-Ibu adalah mengajak masyarakat memanfaatkannya," pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Direktur RSUD Tubaba, Kepala UPT Puskesmas, serta Camat se-Kabupaten Tubaba, dan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. (Red)

Tags

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Newest Post