Pantauan Lapangan Media Samudra Nasional: Dimas Maulana Sali, Siswa SDN 3 Tulang Bawang Udik Berjuang Melawan Penyakit, Pimpinan Serukan Kepedulian Tanpa Memandang Status
mediasamudranasional.com
TULANG BAWAH BARAT
Ragem Sai Magei Wawai
MSN.Com Tubaba
Pimpinan perusahaan mediasamudranasional.com melakukan pantauan langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi seorang anak yang sedang berjuang melawan penyakit, bernama (Dimas Maulana Sali.)
Dimas Maulana Sali merupakan siswa kelas 4 di SDN 3 Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Selama sepuluh bulan terakhir, ia mengidap penyakit Medullablastoma dan terus berjuang demi kesembuhannya.
anak dari bapak Faisal Mursalin dan ibu novilianti seorang papak petani dan seorang istri PNS Guru.selama ini saya juga memohon maaf kepada bapak ibuk guru terutama kepada kepala sekolah saya saya belum bisa melakukan kewajiban saya sebagai guru karena sedang merawat anak saya Dimas ucapnya seorang ibu ririh sambil mendampingi anak nya terbaring di rumah sakit yang mana kami sekeluarga memohon doa untuk kesembuhan anak kami amiin ya Robal alamiin ucapnya
Sejak diketahui mengidap penyakit tersebut, Dimas telah menjalani serangkaian pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.Abdul Moeloek, Provinsi Lampung. Namun hingga saat ini, perhatian khusus dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat maupun dinas terkait belum terlihat adanya tindakan nyata.
Hal inilah yang kemudian memicu keprihatinan keluarga sekaligus mendorong pihak mediasamudranasional.com turun langsung melihat kondisi anak tersebut.
Salah satu anggota keluarga menyampaikan kerinduannya akan perhatian dari lembaga pendidikan tempat Dimas bersekolah. Ia mempertanyakan apakah pihak sekolah telah menyampaikan kondisi Dimas kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat atau belum.
Menurut keluarga, setidaknya perlu ada upaya menjenguk sekadar memberikan semangat kepada anak yang sedang berjuang. Dimas adalah siswa yang berada di bawah lindungan sekolah, sehingga secara tak langsung juga menjadi anak yang menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
"Kami dari pihak keluarga bukan bermaksud mengharapkan bantuan materi. Yang kami inginkan hanyalah dukungan dan semangat untuk kesehatan serta kesembuhan Dimas, keponakan kami," ujar keluarga dengan nada tulus.
Dalam kesempatan itu, Pimpinan mediasamudranasional.com, Aripin, MM., menyampaikan pandangannya yang menyentuh hati semua pihak. Ia menegaskan bahwa dalam situasi seperti ini, tidak boleh ada pembedaan perlakuan.
"Menurut pandangan saya, jika ada orang yang sedang sakit seperti ini, kita tidak boleh memandang bulu. Tidak peduli kaya atau miskin, pejabat atau bukan pejabat, PNS atau bukan PNS, kepedulian tetap harus diberikan," tegas Aripin.
Memberikan semangat kepada anak yang sedang terbaring sakit serta meringankan beban keluarganya adalah kemanusiaan yang paling mendasar dan mulia, terlepas dari siapa pun mereka.
Kehadiran sesaat, sapaan hangat, dan doa tulus ternyata jauh lebih berharga daripada pemberian apa pun. Hal itu bisa menjadi kekuatan besar bagi Dimas untuk terus berjuang melawan penyakitnya.
Pihaknya berharap pesan ini sampai kepada seluruh pihak terkait, khususnya jajaran Dinas pendidikan di Tulang Bawang Barat, agar dapat meluangkan waktu sekadar menyambangi dan menyemangati Dimas di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.Abdul Moeloek, Provinsi Lampung atau di kediamannya.
Di penghujung kunjungan, Aripin turut memanjatkan doa terbaik untuk kesembuhan anak tersebut. Ia berharap kasih sayang dan perhatian dari banyak orang dapat mempercepat kesembuhan Dimas.
"Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan dan kesehatan seutuhnya kepada Dimas Maulana Sali, agar ia dapat kembali tersenyum, sehat, dan beraktivitas seperti anak-anak lainnya," ucapnya dengan harapan yang tulus.
Semoga kelak Dimas dapat kembali berkumpul bersama teman-teman di sekolah dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Amin ya Rabbal 'alamin.
(Laporan: Tim Liputan mediasamudranasional.com)

